Tuesday, December 8, 2015

Pret yang Bikin Sebel Eikeh

Pernahkan mendengar kata (bukan bunyi) 
Pretttt
(jangan tutup hidung)
Bukan itu yang saya maksud.

Saya sangat sering.
Sudah cape-cape  berbicara serius.Ujung-ujungnya malah di jawab, prettttt. 
Nggak enak banget dengernya. Prettt. 
Sama saja nggak percaya dengan apa yang saya katakan. Sama halnya melecehkan saya...*Asa mau ceurik urang teh!* Rasanya nohok banget, apalagi diucapkan pas saya lagi badmood, rasanya mau eikeh cakar mukanya. 


Hening di antara kami, gara-gara kata-kata pret.
"Dengerin, sekarang aku nggak marah lagi, serius."
Pret...
"Aku nggak suka kata itu." (malah balik marah)

"Yaudah...crottt" Dia malah ngakak.
Saya cemberut tak karuan, keselkan.


Gemes, kapan sih bisa serius. Pret, crot, crut, peres.

Apa saya yang terlalu serius, sampe nggak suka banget denger kata itu. Saya memang termasuk jenis yang jarang mempergunakan bahasa gaul anak masa kini(angkatan tua sih!) 
Pret, memang sering di ucapkan sekelompok lelaki setengah mateng. Atau suka saya denger obrolan bances icik-icik lagi nyenyong di perapatan. Pret, pret,pret.

Kata Prettt, di populerkan dari sebuah sinetron lawas di stasiun swasta TPI (televisi Pendidikan Indonesia) sekarang sudah berganti menjadi MNCTV. Sinetron yang berjudul si Entong, produksi Megavision, ada salah satu pemeran, tokoh Mamake, mempunyai kebiasaan mengorek kupingnya dan selalu mengucapkan kata: Prettt.
Sejak itu, kata preet sudah biasa diucapkan anak-anak, terasa konyol dan tidak lucu. 

Menurut bahasa gaul Pret adalah kependekan dari preketek, yang artinya tidak percaya (Bohong)
Kata pret, mungkin bisa dan biasa pada lingkungan pergaulan yang sangat akrab. Bagi sebagian orang itu kalimat yang lucu saja. Kebetulan saya tidak biasa mendengarkannya dan menjadi aneh.


Buka Google translate, sangking penasaran,ada nggak arti lain Pret dalam bahasa di dunia.

Ya ampyun... Pret dalam bahasa Rumania, pret berarti kesenangan. *hah!*


Suer, Jej pret eike (Jujur, kamu kesenangan aku) 

Preettttt. (Bohong)

Hahahaaaa...Nggak nyambung jadinya. Bahasa memang kadang susah di mengerti, apalagi tiba-tiba kecemplung dengan teman yang biasa berbahasa slank. Ujungnya, ya gitu deh, eikeh nganga sendiri. Nggak ngerti ngomong naon,"lieurrr sirah"...Sakittt kepala.

Biasanya, saya cuman bisa diam, sedikit kesel. Hehehe. Selebihnya, saya jadi pendengar yang baik, memperhatikan mereka asik ngobrol, saya hanya tersenyum (senyum sembari mikir, ngomong naon?) 
Kalau sudah begitu, saya malah sibuk makan camilan, minum kopi.
Begitulah dalam pergaulan, kita nggak bisa memaksakan kemauan kita pada mereka, mencoba maklumi dengan bahasa dan gaya bicara mereka. Dengarkan saja.
Saya tetap berpatokan: Tetap menjaga lisan.

"Berkatalah yang baik atau diam"(HR. Bukhari)

Membiasakan berkata baik, bagi saya sangat penting, walau dikatakan manusia goa, nggak gaul. Pernah saya mencoba mempergunakan bahasa slank, malah diketawain,"Nggak cocok, Een."
Akhirnya, saya tetap menjadi diri sendiri, kadang sedikit kesal dengan kata' Preettt' itu.

Ada yang pernah mengalami kejadian seperti saya?







12 comments:

  1. Hihi...aku pernah mba waktu kuliah...seru2an ngomong ala2 laki2 setengah mateng...yuuuk cap cuus, preeet, embeeer...gitu2...
    kalo sekarang sih enggak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya dulu malah nggak tau apa-apa, laiyah dulu tinggal di daerah, jadi nggak gaul. Pas tua malah, temennya beragam, salah satunya ya enih...bahasa slank.

      Delete
  2. Saya cukup sering pake kata pret buat candaan, tapi tergantung orng juga, saya tau nggak semua pihak suka diladeni dengan bahasa ini. Tapi kalau, crott, crut, cret,embeer, baskoom, crit,ceprut --- benda apa lagi ini mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ember, baskom, crut, crit, eta mah benda loakkan, emmmm..

      Delete
  3. Sering sekali denger kata preketek, kalau lagi chating atau bbman. Biasanya kata ini keluar kalau pas lagi saling menggombal. Hehehe. Menghibur sekali tulisanya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, ya kalau sesekali dipakai preettt, itu mah biasa, laenih, setiap ngobrol, pret. Bikin kesel hati. Tapi apalah saya, remah rempeyeng sisa, hahahaaa...suka diem aja.

      Delete
  4. ahayyyy,
    kata pret biasanya eikeh pakek bwt godain suami mak, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pretttt, gitu emmm. eike juga beginang, Sis. Ngobras sama my patner, tapiii dianya yang keseringan bilang pret. ujungnya bertengkar.

      Delete
  5. Sama, eike juga buat goda suami, hahahaha
    Rasanya nanceeep banget.
    Tapi perasaan kalau pas doi balas ngomong ke aku, kurang greget euuuii, iramanya.
    Hahahaha, ada-ada saja ya. #malahcurhat
    Bagiku, prett seperti ungkapan "menggoda", apalagi sambil geleng2 ala India, acha-acha.

    ReplyDelete