Tuesday, September 8, 2015

Sambal Terong Asam RIMBANG | Kuliner Dayak

Ini, menu sambal  paling yahud, bagi yan menyuka pedas dan asam. Rasanya emijing banget, asamnya alami dan khas dari terong asam, di suku dayak menyebutnya RIMBANG


Makan sambal ini, bikin diet eikeh gagal total

Bagi yang pernah tinggal di Kalimantan, tentu mengenal buah ini, terong dayak, terong asam atau rimbang. Waktu KKN  tahun 1993 di Benao Hulu, Muara Teweh, Suku dayak Bakumpai menyebut Landehong. Terong Asam, umumnya tumbuh liar di sekitar rumah atau kebun. Sekarang sudah mulai dibudidayakan, terutama bagi saya yang tinggal di Bogor. Pernah tetangga saya dari Kaltim, menanam rimbang dan tumbuh subur, sayang, sekarang sudah pada mati. 
Beruntung, saya mendapat kiriman buah terong asam ini.

Tumbuhan ini termasuk famili terong-terongan. nama spesies: Solanum ferox L. Ternyata, terong ini bukan hanya ada di Kalimantan saja. Heudeuh, ndeso banget ya. 

Rimbang juga tumbuh di negara Asia Tenggara. 
Namanyapun berbeda, Terong Pasai (Brunei),Terong asam; Cung Bulu (Indonesia), Terong Dayak; Terong Iban; Terong Asam (Malaysia), khua khon (Laos), tabanburo; tagatum (Filipina), sinkade (Myanmar), mapu; yongkuidi (Vietnam) dan muuk (Thailand).


Tanaman ini memiliki tinggi hanya 0.5-1, keseluruhan pokok tanaman ini terdapat duri dan berdebu(berbulu halus). Daun berbentuk bujur tetapi tepinya bercuping-cuping tiga segi . keseluruhan daun berdebu. Permukaan bawah daun lebih pucat dan sepanjang urat daun berduri, kelopak bunga puting dan berdebu. Buah terong lebar bulat 2-3 cm berwana hijau ketika masih muda dan ketika masak warnanya akan menjadi kuning kulitnya diselaputi debu tebal tapi mudah ditanggalkan.

Pembiakan terong asam ialah menggunakan benih biji dari buah yang matang, pilih biji yang baik, kemudian jemur, setelah itu rendam benih biji dalam air bersih selama 24 jam untuk memecah dormansi bijinya, selanjutnya semai biji kemudian biji akan berkecambah 1-2 minggu. Ketika benih sudah mempunyai 2 helai daun atau setinggi 1.5-1cm atau berumur 2-3 minggu sesuai untuk benih sudah boleh dipindah kelahan, jarak tanam terong dayak 0.6 m x 1.0m.

Tanaman terong asam membutuhkan bahan organik yang diberikan dengan kadar 60-100 g dan tambah dengan NPK dengan kadar 15-20 g. Terong asam akan berbunga ketika berusia 3-4 bulan setelah ditanam. Cuaca panas dan lembab pagi hari akan membuka kelopak bunga (2-3 hari) dan lebah akan datang untuk membantu proses pembungaan. Buah terbentuk 2-3 bulan selepas pembungaan hingga matang dan kemudian dipetik apabila warnanya kuning, terong dayak selama 1 tahun jika diurus dengan baik dan tidak diserang penyakit layu bakteria dia bisa tumbuh. Terong asam setelah dipetik langsung dikonsumsi atau dijual karna hanya bertahan 1-2 hari, tapi apabila disiipan diruangan sejuk dengan suhu 10 celcius terong asam bisa bertahan sampai 6-7 hari.

OPT (Organisme Penggangu Tanaman) yang sering menyerang tanaman terong asam seperti serangan penyakit layu yang disebabkan oleh Bakteria (Pseudomonas solanacerum) yang menyebabkan pokok layu dan mati. Bagian akar pokok juga mudah diserang Cacing Nematod (Meloidogyne arenaria) yang menyebabkan akar berbintil-bintil yang menyebabkan pokok rusak. Serangan kumbang dan aphid juga kadang-kadang mengurangkan hasil.



Sudah taukan segala tentang terong asam atau Rimbang.

Sekarang, waktunya mengolah terong asam ini menjadi masakan atau sambal yang mengundang selera makan. Rasa asamnya segar sekali, dijamin...Sekali mencoba, akan mencoba lagi dan makanpun tak mau berhenti.

Rimbang  sering dipergunakan untuk mengantikan asam. Di Kalimantan, rimbang untuk Juhu asem dayak (sayur asam) yang dicampur dengan ikan segar. Selain itu, buah terong asam ini, bisa menjadi campuran sambal terasi.
Sebelum dipergunakan untuk sambal, terong asam dibersihkan bulu-bulu halus yang melekat di permukaan luar . Setelah benar-benar bersih, barulah, terong asam siap diolah.


SAMBAL TERONG ASAM RIMBANG

Bahan


2 buah terong asam, bakar bersama kulitnya
10 cabe rawit, sesuai selera
5 cabe merah
5 siung bawang merah, bakar sebentar
1 cm terasi bakar
1 sdt garam dan penyedap rasa
1 sdt gula pasir

Cara membuat. 




Proses pembuatan, sambal cukup diulek kasar

Terong asam yang sudah dibakar, buang kulitnya dan iris kasar.

Ulek semua bumbu di cobek, setelah sedikit halus, masukkan irisan  terong asam. Aduk hingga merata.

Di suku Dayak, sambal terong asam ini, dicampur dengar suwiran daging ikan sungai bakar. Sambal bukan menjadi pelengkap makanan, tetapi sebagai menu utama. Cukup dengan, sambal terong asam rimbang ditambah ikan suwir, jadilah lauk bersama nasi.


Karena,saya tinggal di Bogor, saya sulit menemukan ikan sungai. Akhirnya, saya memakai lele sangkuriang goreng sebagai teman sambal terong asam rimbang. Memakan sambal dayak ini, jadi kangen kampung halaman di Palangka Raya. Alhamdulillah, bisa mengobati rindu.



Selamat mencoba, Sambal terong asam Rimbang.


Sumber pustaka: http://flora-kampung.blogspot.com/2014/12/terong-asam.html


4 comments:

  1. pernah dikirim tetangga sambel ini waktu di palangkaraya. emang maknyuss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo di Palangka, Rimbang sudah biasa di buat sambal, rasanya asem segar. Enak ya

      Delete