Tuesday, September 1, 2015

"Sambal Mangga Muda, Mangga Cobian"

"Punten..."
"Mangga" sahutnya sambil tersenyum.

Dalam bahasa Sunda, punten artinya permisi, dan mangga, artinya silahkan. Sebuah sapaan khas suku Sunda , diucapkan dengan suara rendah, ramah dan santun. Jangan heran, di manapun berada setiap melintas di depan orang atau akan melakukan sesuatu tanda permisi 'punten'
Kehalusan budi pekerti itu sudah mengakar pada masyarakat sunda.
Kalimat mangga, di artikan sebagai silahkan. Punten, jawabannya, mangga. Bisa juga mempersilahkan seseorang mencoba makanan,
"Mangga cobian" silahkan dicoba.

Sudah taukan, mengapa orang sunda tak pernah lepas dari kata'mangga
Nah, tulisan saya menyangkut tentang  bukan Mangga dalam bahasa sunda, tapi tentang buah mangga.

Bagi saya, pohon mangga sangat erat dalam kehidupan keseharian sedari kecil hingga sekarang. Siapa sih nggak suka mangga, dari buah yang masih muda saja orang suka sampai mangga matang. Buah mangga muda, selalu dicari, khususnya buat yang lagi ngidam. Rasa masam mangga obat mengatasi mual saat kehamilan muda.
Tapiii, nggak hamil, saya juga suka mangga muda. Dulu, waktu masih bocah 'nggak tau diri', maklumlah, suka memetik mangga tetangga tanpa permisi, trus nggak pernah kapok-kapok dimarahin...yaiilah main petik, kapan mangga jadi matang, masih muda sudah digondol saya. masalahnya saya suka banget, makan mangga muda, rasanua asem-asem, daging buah muda berwarna putih dan kriuk kriuk, eunakkknya poolll. Di pulau Jawa, mangga muda namakan pencit. Biasanya, saya langsung mengigit daging buah  mentah-mentah. Di cocol dengan garam yang ditaruh di telapak tangan, hmmmmm, asem enak dan seger di mulut, mata melek merem karena kecuttt...Ya itu, masa lalu saya yang menjadi kenangan manis. Sekarang sudah berumur, saya suka  buah mangga yang matang, lebih dasyat lagi rasanya, manis, harum dan segar. Umumnya, buah mangga matang, dimakan dalam keadaan segar. atau diolah menjadi aneka makanan dan baham minuman campuran esseperti puding, juice dan lainnya. Gaya asik makan mangga, juice alami, begini nih. Khusus untuk mangga gedong gincu, yang buahnya matang berwarna merah jingga dan berbentuk bulat. Saya suka nge-jus langsung seruput. Pukul-pukul dengan lembut permukaan buah mangga gedong, pijat, sampai terasa daging buah menjadi lembek. Kocok-kocok, terasa biji dan daging buah terpisah. Gigit salah satu ujung buah mangga, dan isap daging buah mangga. Kalau air buah sudah habis, kupas kulit buah, nikmati daging yang masih menempel di biji buah. Enak banget.
nggak perlu nge jus pake blender. Buah mangga yang penuh serat, sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Mangga muda, bisa diolah menjadi rujak,  manisan dan pelengkap sambal..
Sambal Mangga Muda ala saya
Hari ini, saya akan membuat sambel mangga muda, rasanya luar biasa, bagi yang doyan pedas dan masam, saya rekomendasi, sambal mangga muda, saya persilahkan di coba. Mangga cobian.

Mangga muda, hasil pohon sendiri...
Sebelum memasak, ngulek sambel, ngulik dulu, asal usul buah mangga. Mangga sebenarnya bukan asli tanaman Indonesia. Mangga berasal dari sekitar perbatasan India dengan Burma, mangga telah menyebarbke Asia Tenggara sekurangnya semenjak 1500 tahun yang silam.
Nama buah ini berasal dari Malayalam maanga. Kata ini di padankan dalam bahasa Indonesia menjadi mangga; pada pihak lain, katabini dibawa ke Eropa olehborang-orang Portugis dan diserap menjadi manga(bahasa Portugis), mango(bahasa Inggris).
dalam bahasa daera dikenal pula seperti pelem, mempelam.
Nama ilmiah mangga Mangifera indica, kira-kira mengandung arti: "(pohon) yang berbuah mangga, berasal dari India". (wikipedia)

Semua tentang mangga sudah taukan? saat.membuat sambal mangga muda...saya yakin, semua pasti bisa membuat sambal. Orang Indonesia biasanya, nggak makanlah, kalo nggak ada sambel, apalagi ini, waduhhhh, rasanya selangit deh, lezat dan nikmat.
Yuk siapkan bahan-bahannya.

Siapkan cobek dan ulekan, ini peralatan utama. Saya suka mencuci cobek terlebih dahulu, kemudiam permukaan cobek yang telungkupkan di kompor untuk dibakar sebentar,  tujuan agar kuman-kuman mati, dan kebersihan terjamin.

Bahan utama.
Mangga muda sebanyak 1 buah, kupas kulitnya kemudian cacah kasar, bisa pula diserut memanjang, semua tergantung selera
Cabe rawit sebanyak 7 biji, cabe merah 2 biji.
Bawang merah sebanyak 2 siung
Terasi bakar 1 cm
gula merah, garam dan penyedap rasa.

Setelah bahan-bahan yang diperlukan, saatnya memulai proses pengulekan sambal.
Siapkan cobek, dan mulailah mengerus cabe rawit dan cabe merah, bawang merah, terasi.
Setelah halus, masukan garam, gula dan penyedap rasa.
Terkahir, masukan cacahan kasar mangga muda, ulek sampai merata.

Sambal mangga muda, siap menemani makan siang anda. Mudah bukan cara membuatnya.
Selamat mencoba.




3 comments: