Saturday, December 23, 2017

Sosialisasi Asian Para Games 2018 di 16 Kota di Indonesia

Kondisi Bogor saat ini, hujan lebattt lagi awet, walaupun begitu, itu mah biasaaa bagi warga Bogor.
Hujan, tak mengurangi semangat saya sebagai blogger menghadiri media session and community meet up: Sosialisasi Asian Para Games 2018 di Lippo Mall Ekalosari (Kamis, 21/12)
Booth Sosialisasi APG 2018 di Bogor
Setelah registrasi diberi pin cantik. Pukul 14.30 - 15.30 acara dibuka dengan mendengarkan penjelasan dari Bapak Andre, perwakilan dari INAPGOC.

Pasti banyak yang belum tau. 
Apa itu ASIAN PARA GAMES 2018 ?

Jujur, saya juga belum tau. 
Setelah dijelaskan secara mendetail, sembari melonggo, mulut berbentuk huruf O,
Ya Allah, saya tersadar, begitu daku kurang informasi...(maklum, booo sibuk di dapur)
Selama ini, taunya cuman Asian Games 2018.
Ini beda ya: Asian Para Games 2018 (APG 2018)

Indonesia Sebagai Tuan Rumah APG 2018

Menjadi kebanggaan kita bersama, bahwa Indonesia adalah negara pertama di Asia Tenggara yang terpilih untuk menyelengarakan Asia Para Games 2018.

Asian Para Games adalah acara multi-olahraga yang diadakan setiap empat tahun sekali, khusus untuk atlet penyandang disabilitas se-Asia.

Kesempatan Indonesia menjadi tuan rumah merupakan salah satu implementasi dari Undang-undang No 8 Tahun 2016 mengenai Penyandang Disabilitas.
APG 2018 akan diselenggarakan di Jakarta selama delapan hari 6-13 Oktober tahun depan.
Perlu kita ketahui, Ketua INAPGOC untuk APG 2018 adalah Bapak Raja Sapta Oktohari, Wakil ketua: Ibu Sylviana, Sekjend: Bayu Rahadian.

Sedikit ada bayangankan.
Yang pasti, Asian Para Games 2018 ini momen besar, loh! nggak main-main.
Nama negara dipertaruhkan. 
Melalui momen ini Indonesia memiliki kesempatan untuk membuktikan diri untuk mewujudkan kesamaan hak dan kesempatan bagi penyandang disabilitas menuju hidup yang sejahtera, mandiri dan tanpa diskriminasi untuk hidup lebih maju dan berkembang secara adil dan bermartabat, serta menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara di Asia yang ramah disabilitas.

Makanya, demi suksesnya Asian Para Games 2018 perlu persiapan yang matang. 
Sebagaimana Asian Para Games 2018 yang sudah memulai beragam aktifitas persiapan, begitu pula, Indonesia 2018 Asian Para Games Organizing Commitee (INAPGOC) yang akan dilaksanakan satu bulan setelah Asian Games 2018. 

Saat ini sudah dilakukan beberapa tahap persiapan, termasuk di antaranya melakukan sosialisasi yang sedang berjalan pada 20 titik pada 16 kota di Indonesia.
Agar lebih dekat dengan masyarakat, maka bentuk sosialisasi dengan format booth di beberapa pertokoan besar di setiap daerah yang disinggahi, yaitu Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Yogjakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Bali, Makassar, Samarinda, Ambon, Medan, Palembang dan Batam.Di Bogor, booth APG 2018 di laksanakan selama tiga hari, 21 sd 23 Desember 2017

INAPGOC melakukan penyebaran informasi dan aktifitas yang melibatkan perwakilan National Paralymic Committe (NPC) perwakilan INAPGOC, atlet penyandang disabilitas, komunitas difabel, komunitas hobi dan juga pengunjung pertokoan.
Sosialisasi mengenai Asian Para Games 2018 kepada masyarakat Indonesia akan terus dilakukan melalui media massa, kegiatan offline, maupum media sosial.

Tujuan sosialisasi ini, agar pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai APG 2018 semakin tinggi dan kemudian tertarik mengapresiasi kegiatan ini dengan ikut menyaksikan langsung maunpun tidak langsung. offline, bahkan diharapkan masyarakat menjadi valunteer dalam APG 2018.
Silahkan register link ini: http://ina2018apg.id/volunteer/

Selain persiapan melalui media, tahap persiapan yang tengah berlangsung adalah perbaikan fasilitas olahraga dan asrama atlet yang memanfaatkan fasilitas yang sudah ada.
Beberapa renovasi dilakukan untuk memenuhi setiap kebutuhan pertandingam yang menyesuaikan dengan kebutuhan para arlet, seperti elevator, kamar mandi yang mudah diakses oleh kursi roda.
Selain itu, INAPGOP juga telah mendapat kunjungam perwakilan beberapa federasi Internasional olahraga yang bermaksud memberi masukan terkait teknis dan non-teknis.

The Inspiring Spirit and Energy Asia

Slogan Asia Para Games 2018 yang artinya: Semangat mengispirasi dan energi Asia.

Dengan mengusung empat misi, yaitu determination, courage, equality dan inspriration.
Keempat misi ini diharapkan dapat memperkenalkan tekad kuat dan kepercayaan diri para atlet dalam menghadapi segala tantangan, baik fisik maupun mental.
Selain itu ajang empat tahun ini, juga berusaha mempromosikan kesetaraan dalam kehidupan bermasyarakat serta menjadikan aksi para atlet penyandang disabilitas sebagai sumber inspirasi dan motivasi.

Momo

Slogan yang kuat didukung dengan kehadiran sebuah maskot bernama Momo, yang mengambil inspirasi dari Burung Elang Bondol (Haliastur indus).
Burung Elang Bondol termasuk elang yang langka dan ditemukan di pulau Jawa. Elang Bondol adalah maskot kota Jakarta, tak heran untuk APG 2018 yang dilaksanakan di Jakarta, memakai maskot Elang Bondol.
Awalnya nama maskot ini, Unggul, kemudian diganti menjadi Momo, kependekan dari Motivation and Mobility.

Asian Para Games 2018


Pesta Multi olahraga atlet Disabilitas bulan oktober tahun depan merupakan APG yang ke 3.
APG pertama tahun 2010 diselenggarakan di Guangzhou Cina.
Tahun 2014 APG ke dua di Incheon Korea Selatan.

Do you know?
Indonesia merupakan juara bertahan tahun 2014, semoga tahun depan Indonesia bisa mempertahankan menjadi juara.
APG 2018 akan dihadiri sekitar 3.000 atlet menyandang diabilitas dan offisial dari 43 negara di Asia, anggota dari Asian Paralympic Commite.
Sebanyak 18 cabang olahraga dengan 582 nomor pertandingan akan dilaksanakan selama delapan hari pada 6-13 Oktober 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. 

18 cabang olahraga adalah: atletik, memanah, anggar, sepakbola, tenis, badminton, bowling, tenis meja, berenang, basket, bersepeda, catur, boccia, lawnbowl, menembak, volley, dan judo.

Harapan Asian Para Games 2018
Harapan setelah APG 2018 selesai diselenggarakan, dapat meninggalkan warisan, baik fisik maupun non-fisik. 
●Sisi Fisik
Fasilitas olahraga di Stadion Gelora Bung memenuhi syarat aksesibilitas penyandang disabilitas, diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi siapapun dengan kondisi apapun untuk berolahraga dengan nyaman.
●Sisi Non Fisik
Warisan yang ditinggalkan tetap dilestarikan adalah peningkatan kesadaran masyarakat akan keberadaan olahraga khusus penyandang diabilitas, pemahamamln tentang isu-isu disabilitas secara umum, serta pentingnya partisipasi aktif dan lingkungan yang berempati bagi semua kalangan masyarakat
●Harapan saya pribadi. Sukses Asian Para Games 2018, pekikan semangat bertanding secara sportif dan menjadi juara.

Semangat berlatih.
You're the best!
Pak Andre Perwakilam INAPGOB bersama  10 anggota Asinan Blogger
Kunjungi website:
www.ina2018apg.id

Salam Olahraga.
Dari Blogger
-Een Endah-




12 comments:

  1. Semoga Indonesia tetap menjadi juara bertahan, ya. Harus semangat! ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat dan kita dukung bersama dgn menonton pertandingannya

      Delete
  2. Doa kenceng ah. Semoga atlit para games dr Indonesia mborong juara. Amiinnnnn

    ReplyDelete
  3. Aku salut sama anak anak muda yang sukseskan acara ini, hebat

    ReplyDelete
  4. Salut utk atlet Indonesia utk Asian Para Games dan para penyelenggaranya. Semoga nanti menjadi juara dan mengharumkan nama Indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaamiin. Tetap menjadi juara seperti empat tahun yg lalu

      Delete
    2. Aaamiin. Tetap menjadi juara seperti empat tahun yg lalu

      Delete
  5. Di Bali hari Sabtu kemarin mbak sosialisasinya dg menghadirkan atlet powerlifting asli Karangasem Bali, Ni Nengah Widiasih. Mari kita dukung Asian Para Games 2018....semoga atlet2 Indonesia mampu menjadi jawaranya...aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener dik. Terus sosialisasi di 16 kota di Indonesia agar rakya Indonesia dapat memgapresiasikan APG18 ini

      Delete
    2. Bener dik. Terus sosialisasi di 16 kota di Indonesia agar rakya Indonesia dapat memgapresiasikan APG18 ini

      Delete