Review

Monday, October 5, 2020

SGM Eksplor dan Lazada Dukung Pendidikan Anak Indonesia dengan Menyalurkan Donasi Beasiswa Generasi Maju


Dari ASI ke SUFOR

Di usia setahun empat bulan, adalah masa keemasan seorang anak untuk tumbuh berkembang, namun, anak saya terpaksa berhenti menetek ASI karena saya harus berangkat Kuliah Kerja Nyata tahun 1993 selama tiga bulan.

Tadinya, saya mau bawa, tapi dusunnya terlalu jauh dari ibukota propinsi Kalimantan Tengah, jarak tempuh transportasi saja, dua hari dua malam naik kapal air ke Muara Teweh, dilanjutkan naik kapal kecil selama 4 jam.
Kabarnya di lokasi KKN, tak ada dokter, hanya dokter kunjung seminggu sekali, itupun kalo ada dengan puskesmas terapung. 

Nah, kalo ada apa-apa dengan anak saya, bisa-bisa penyesalan seumur hidup.

Keputusan terakhir, terpaksaaa saya menitipkan
anak satu-satunya ke tempat orangtua di Bogor...padahal anak lagi lucu-lucunya, baru bisa bicara satu kata, memanggil saya; Mama
(Sedihnya, kalau mengingat masa itu)

Anak saya cukup beruntung, punya nenek yang sangat perduli kesehatan, apalagi cucu pertama di keluarga kami.

Untuk memenuhi nutrisi dan pertumbuhan cucu, ibu saya melanjutkan dengan memberi susu formula.

Merk Susu formula yang dikenal ibu saya, hanyalah SGM saja, suerrr...susu formula ini sudah  dikenal satu generasi ke generasi lain. Alhamdulillah, susu pertumbuhan SGM cocok dengan anak saya.

Saya baru bertemu kembali setelah empat bulan, senangnya anak saya sehat gemuk lucu, sangking deketnya dengan nenek, ibu saya di panggil: Mama...hah! Adohh.

Wajah Pendidikan di Indonesia

Tiga bulan di dusun terpencil, saya mengabdi menjadi guru SD adalah kebahagiaan tersendiri. Sekolah yang sangat sederhana, terbuat dari papan...Itupun masih bersyukur, ada sekolah di desa terpencil, sekalipun gurunya cuman dua orang saat itu. Mengajar berpindah-pindah kelas, sebentar masuk ke kelas 3, selagi siswa mengerjakan tugas, guru sementara berpindah ke kelas lain.

Di kala pagi, di tepian sungai, menanti kedatangan siswa Sekolah Dasar dan SMP memakai jukung(perahu kecil) berangkat sekolah.                                                

Tak banyak siswa yang datang, hanya setengah jumlah siswa di kelas (kadang cuman lima orang saja) kebanyakkan mereka bolos tak berkabar. Biasanya, siswa membantu pekerjaan orangtua menjadi buruh memantat (menoreh) mengumpulkan getah karet. Sebenarnya, mereka, siswa yang bersemangat belajar, sayang terkendala kehidupan yang jauh dari rata-rata, makan saja susah, yang penting kenyang, tak perduli soal kesehatan. 

Senyum yang riang bertemu saya, kadang redup, entah bagaimana masa depan nanti.

Selesai kuliah, saya menjadi guru Ekonomi dan wali kelas XII di Madrasah Aliyah Bogor. Ada beberapa siswa berprestasi, nilai mata pelajaran selalu tinggi. Sayangnya, kadang tak masuk kelas, saya bertanya sebagai wali kelas, kenapa tidak masuk sekolah?

"Nggak ada uang, Bu, buat transport." 

Wajahnya sering terlihat pucat, tubuhnya kurus ringking , tentu anak ini belum sarapan, kurang nutrisi. Anak yang malang. Secara pribadi, saya suka menyelipkan uang untuk ongkos besok ke sekolah, bahkan untuk Bimbel pun saya bayarkan.

Itulah kesedihan seorang pendidik. Mereka memang bukan anak saya, tapi mereka anak negeri ini, punya hak untuk maju dan terus bersekolah...apalagi di masa pandemik ini, beban hidup semakin berat, begitu pula biaya pendidikan.

Jujur inilah, kegelisah saya dan orang tua seluruh pelosok negeri ini,  akan tanggung jawab, memberikan kesehatan dan pendidikan untuk masa depan tunas bangsa, generasi maju.

Donasi Pendidikan untuk Anak Generasi Maju


Inilah kabar gembira yang saya dengar, diselenggarakan donasi pendidikan  untuk anak generasi maju, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kemajuan anak Indonesia, Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia, melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor bekerja sama dengan Lazada (PT Ecart Webportal Indonesia) menjalankan:

Program donasi beasiswa pendidikan , "SGM Eksplor  Lazada Bersatu dan Kuat Dukung Pendidikan Anak Generasi Maju”. 

Program ini dilakukan dengan juga menggandeng Hoshizora Foundation yang merupakan yayasan pendidikan non profit yang berjuang memberikan akses dan kualitas pendidikan untuk anak-anak Indonesia.

Bapak Widianto Juwono, Sales Director Danone Specialized Nutrition Indonesia, mengatakan,  selama lebih dari 65 tahun, SGM Eksplor dari generasi ke generasi telah mendukung pemenuhan nutrisi anak Indonesia melalui penyediaan produk bernutrisi dan berbagai program agar mereka dapat tumbuh menjadi anak generasi maju.

Selaras dengan visi Danone ‘One Planet One Health’, kami berkomitmen untuk berkontribusi terhadap kesehatan melalui nutrisi dan program berkelanjutan ke sebanyak mungkin masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut Widianto Juwono mengatakan, kami percaya bahwa setiap anak memiliki hak untuk maju. Untuk itu, dibutuhkan pemenuhan nutrisi yang lengkap serta pendidikan yang baik sebagai fondasi untuk mencapai kemajuan. 

Oleh karena itu, SGM Eksplor bekerjasama dengan Lazada mendukung kemajuan anak-anak usia Sekolah Dasar yang rentan dan kurang mampu melalui pemberian beasiswa pendidikan dan peningkatan kapabilitas, agar tidak ada anak yang tertinggal perkembangannya.

Membeli SGM Eksplor di LAZADA Berarti anda ikut berdonasi.

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75, SGM Eksplor dan Lazada mengumpulkan donasi untuk mendukung pendidikan anak-anak Indonesia melalui program SGM Eksplor  Lazada Bersatu dan Kuat Dukung Pendidikan Anak Generasi Maju. 

Hasil penjualan susu pertumbuhan SGM Eksplor di platform e-commerce Lazada selama periode 1-31 Agustus 2020, akan didonasikan dalam bentuk beasiswa yang dutujukan kepada 150 anak di berbagai provinsi di Indonesia yang kurang mampu. 

Program ini menggandeng Hoshizora Foundation untuk membantu penyaluran beasiswa melalui program “Beasiswa Mimpi Anak Negeri” kepada anak-anak Indonesia yang berprestasi dan mempunyai motivasi tinggi, namun rentan putus sekolah karena mempunyai hambatan dari segi sosial dan finansial.          Bersamaan dengan beasiswa ini, anak-anak akan didampingi dengan pengayaan dalam bidang kemampuan sosial seperti melatih tanggungjawab, mengekspresikan diri, hingga mengenal diri sendiri. 

EVP FMCG Lazada Indonesia, Bobby K. Gandasaputra mengatakan, kami menyambut baik kerjasama sinergis dengan SGM Eksplor dan kolaborasi ini sejalan dengan komitmen kepedulian Lazada di bidang pendidikan.                              Program ini ditujukan untuk mengajak sebanyak mungkin konsumen kami di seluruh Indonesia untuk turut berpartisipasi dan mendukung pendidikan anak Indonesia yang kurang beruntung agar tetap bisa mendapatkan pendidikan yang layak, dengan memberikan donasi dari setiap pembelian susu pertumbuhan SGM Eksplor di Lazada. 


Bagi SGM Eksplor dan lazada, yang terpenting sebenarnya bukan hanya jumlah donasi yang kita berikan, namun juga bagaimana kita bisa berkontribusi untuk masa depan yang lebih baik bagi mereka, dan bagaimana kita bisa membawa dampak yang positif bagi lingkungan sekitarnya.

Harapan kita bersama adalah membentuk anak yang sehat dan berkualitas, untuk terbentuknya generasi yang terus berprestasi dan akan membawa kemajuan di masa depan. 

Untuk itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak agar anak-anak Indonesia bisa dapat mengembangkan potensi prestasi mereka untuk kemajuan bangsa di masa depan.
"Kami optimistis semangat kebaikan yang kami lakukan bersama Lazada ini dapat berdampak positif bagi masa depan anak Indonesia. Inisiatif yang dilakukan ini juga merupakan bentuk dukungan dan komitmen SGM Eksplor terhadap anak-anak Indonesia agar dapat tumbuh menjadi Anak Generasi Maju. 

Dengan semangat kemerdekaan bersatu dan kuat, kami percaya bahwa kita dapat mewujudkan Generasi Maju yang berkualitas dan berprestasi untuk Indonesia Maju di masa depan, tutur Widianto Juwono.

Sepakat Pak.




2 comments:

  1. Ya Allah, beratnya ninggalin anak demi pekerjaan ya mba. Untung ga salah pilih susu, SGM emang bagus koq, rasanya enak dan kandungan nutrisinya lengkap

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, sedihhh sekali, terpaksa. Saya kuliah sudah punya anak, kilo diundur terus bisa bisa kelamaan jadi mahasiswa. untung ada sufor yang cook dengan anak sy, nutrisinya lengkap

      Delete