Review

Friday, October 26, 2018

Dua Varian Baru Bika Bogor Talubi, BOSTON BROWNIES

Buuu...siapa yang suka ketan item? Cung!
.
.
.
Satu, dua, tiga, seratus, seratus sembilan sembilan, seribu.
Wiih, banyak juga pengemar ketan item (hitam).
Kita sama ya, Bu, pengemar aliran kue tradisional.  Apalagi kalau memakai bahan utamanya Ketam hitam, Ya Allah,  aroma ketan hitam  khas bangettt.
Ketam hitam dicampur bahan apapun, wangi khas ketan itemnya masih kerasa. Wangi akan terasa ngeboom di udara dan lidah, kalo ketan hitam dipadu dengan daun pandan, Masya Allah, dua wangi berasal dari alam menyatu sempurna, saya suka aromanya...sungguh! tak ada duanya.

Menjawab kegemaran orang-orang Indonesia pada kue tradisional.

Wednesday, October 17, 2018

Cerahkan Wajah Cantikmu Dengan Gizi Essential White With Temulawak | Review

Haiii, kawan, sahabat perempuan.
Salam Takzim: Assalamu 'alaikum.

Saya perlu beberapa waktu untuk menuliskan pengalaman mengunakan produk perawatan wajah Gizi Essential White with Temulawak series, karena menunggu hasil nyata selama 14 hari lebih.
Jujur, sebenarnya saya sudah mengenal lama produk ini. Seingat saya, produk yang bernama Gixi Cosmetics cukup ngehit waktu itu, semasa saya Sekolah Menengah Pertama tahun 1984 di Palangka Raya Kalimantan Tengah (huhuhu, angkatan tuaaaa)

Wednesday, October 10, 2018

Taman Kita OREO, Arena Seru Kebersamaan Keluarga Indonesia

Peresmian Taman Kita OREO
I love Bogor, selamat atas peresmian Taman Kita OREO
Satu lagi taman hadir di kota Bogor yang berlokasi di Taman Heulang, Bogor, Jawa Barat.

"Bogor kota sejuta taman, karena taman adalah oksigen jiwa, karakter warga yang suka berkumpul, selalu bersama.
Dengan adanya taman, diharapkan warga tidak selalu pergi mall saja,  tapi warga bermain di taman, lebih murah meriah. 

Di Taman kita bisa saling bergandengan, berpelukan dengan pasangan dalam kehangatan. 
Taman bukan untuk mempercantik kota tapi untuk bersamaan kita. Makanya dinamakan Taman Kita OREO," tutur Bapak Bima Arya, Walikota Bogor saat peresmian Taman Kita OREO (30 September 2018)

Friday, September 7, 2018

Blogger Gathering with SIS Bona Vista

Pernah suatu ketika saya berkunjung ke rumah kakak perempuan. 
Disudut ruangan, cucunya asik menonton You tube. Tak bergerak, matapun tak berkedip memandang handphone. 

Tiba-tiba, si cucu menangis kencang. 
Kontan saya panik 
"Kenapa dia, Da ?" tanya saya pada kakak, heran juga kakak saya malah lempeng tak sepanik saya. "Biasalah...dia menangis, gara-gara filmnya kepotong iklan." 
Aihhhhhh....kid jaman now, begitu ya, baru juga 2 tahun. Ampun deh. 
Kok nggak dilarang, tanya saya lagi.
"Susaahhh, dilarang aku, Maminya membolehkan. Ujungnya, aku malah nggak ditegur Maminya."

Hmmm, dilema Mertua dan Menantu, juga harap maklum saja, saya ini, mamak produk jaman dulu, anak tunggal sayapun lahir ditahun 1992, belum kenal hape. Taunya main sepeda ke pada ilanglang cari buah mesisin. Sampai rumah, baju dekil, badan bau matahari, lidah berwarna unggu, warna buah hutan. Makanya, terus terang menghadapi anak jaman sekarang dengan serbuan digital yang maha dasyat, Amih bingung...(cucu saya memanggil saya dengan amih/nenek), perlu ilmu untuk menghadapi anak era digital macam cucu saya ini. 

Qodarullah

Saya diundang Blogger Perempuan dalam acara Blogger Gathering with SIS Bona vista, yang menghadirkan Pysikolog Elizabeth T Santoso(31/8)


Tuesday, July 31, 2018

Rekor Dunia MURI Lomba Food Plating Lapis Bogor Sangkuriang varian Kopi Susu

Sabtu kemarin, 28 Juli 2019 masih dalam acara memperingati Hari Krida Pertani di GOR Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Terus terang ini pertama kali saya ke stadion yang baru diresmikan dua tahun lalu.
Biasanya cuman lihat atap stasion yang berbentuk bundar, setiap melintas di jalan Tol Jagorawi. Alhamdulilah, hari ini bisa sowan kemari.
.
Ngapain coba?
Panas cetar membahana kemari.
Semua, demi memeriahkan Grand launching varian baru Lapis Bogor Sangkuriang rasa kopi susu.

Saturday, June 9, 2018

Pesona Wisata Sejarah, Cagar Budaya Komplek Candi Arjuna Dieng

Komplek Candi Arjuna, Dieng Plateau

Bunga kecubung  berwarna kuning, tumbuh subur di pinggir jalan utama menuju komplek Candi Arjuna.

Friday, June 8, 2018

Batu Pandang Ratapan Angin, Melihat Maha Karya Negeri di Atas Awan

Batu Pandang Ratapan Angin. 

Tiba di homestay, langsung sholat dhuhur, mandi dan makan siang. 
Rombongan tour harus bersiap jam 13.00 menuju destinasi wisata yang sudah dijadwalkan. 
Cape banget rasanya, pengen tidur  karena efek obat anti mabuk masih terasa sampai sekarang. Nguantukkk sekali, kalau mengikuti hati, mau tidur aja. Tapi...ngapain kemari kalo cuman tidur. Dengan kekuatan tersisa, saya bangkit, mengumpulkan semangat.
Cayooooooo, berangkat. 

Dieng Plateau Teater 

Sambil menunggu tiket masuk seharga Rp 4.000, saya memperhatikan bangunan teather berdiri di lereng bukit Sikendil, sayang tak terurus.
Dieng Plateau Theater di resmikan mantan Presiden, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono tanggal 9 April 2006. 
Ruangan theater dapat menampung sekitar 100 orang. Film yang akan diputar tentang pesona alam Dataran Tinggi Dieng, sejarah, kondisi geografis, durasi film 23 menit.

Monday, June 4, 2018

Sensasi Kuliner Khas Dataran Tinggi Dieng

Perjalanan kami ke Dataran Tinggi Dieng di bulan April lalu (21/4)
Menempuh jarak 12 jam, rombongan kami mengawali hari dengan sarapan di Warung Selera Raja. 
Wih, namanya yang tak biasa.
Warung berada  di jalan masuk utama komplek Candi Arjuna, Dieng Kulon.

Udara pagi tak sedingin yang saya kira, cuaca hangat lebih tepatnya. Sebagai pengemar kuliner dari berbagai daerah di Nusantara, alhamdulilah, saya selalu suka mencoba makanan baru, yang penting halal.
Ragam makanan dan minuman di bumi Pertiwi ini membuat saya kagum, walau kulinernya antara satu dengan yang lain nggak jauh beda rasa dan bahan utamanya.

Oke deh, Trip to dieng Plateau, saatnya berburu makanan, ini nih yang membuat saya bersemangat, lupakan diet, pokoknya makan.
Beberapa kuliner khas Dieng tak langsung akrab di lidah, bukan berarti tidak suka atau tak enak, semua perlu proses, mencicipi, menikmati, mencari sensasi, kemudian mengila...alias doyan.


Mi Ongklok
Inilah mi yang saya idamkan sejak lama, penasaran bagaiman rupa dan rasanya. Dhilalah, mi ini menjadi sarapan pertama saya tiba di Dieng.

Friday, June 1, 2018

Memeluk Matahari di Bukit Sikunir

Golden Sunrise Sikunir
Jika tak ingat, 
betapa jauhnya aku melangkah. 
Aku akan berhenti di jalan terjal 
namun, aku terus mendaki 

Embun saja belum menyapa 
Aku berdiri memandangmu
Duhai ciptaan Illahi 

Gunung Sindoro

Sumbing
Merbabu 
Merapi

Ketika mentari datang menepati janji
Ingin kupeluk atas jerih payahku. .

Bukit Sikunir.
dalam senyum dua saudara. 


Dua saudara, Dieng, 22 April 2018 [Foto: Ahmad Zaki Maulana]
Berbait, huruf berserak
kurangkai serentak, menjadi sebait puisi.
Bentuk luapan kebahagiaanku .
Seorang perempuan menginjakan kaki pertama kali di atas bukit Sikunir.
(baru naik bukit aja sudah girang, bagaimana kalau naik ke Bulan, mungkin saya langsung pingsan tersedak bahagia)


***
Tepat jam 02.00 dini hari, malam teramat gelap, rombongan travel berjumlah 19 orang meluncur menuju lereng bukit Sikunir.

Wednesday, May 30, 2018

Jangan Anggap Remeh Anyang-Anyangan!

Satu kata: Antusias! 
Setelah saya mendapat undangan dari Blogger Perempuan, Sabtu, 26 Mei 2018.
Acara Blogger Gatherin Uricran dan Talkshow :
Pentingnya menjaga kesehatan saluran kemih pada Wanita. 

Pukul 02.00 WIB, kami tiba di Stasiun Sawah Besar. Langsung pesan gocar menuju Hotel Haris - Kelapa Gading. 
Baru saja, saya masuk mobil. 
"Mau kampanye ya, Bu" sapa ramah sang supir sambil tersenyum.
Aihhh... Bersengaja dress code merah tua manis manja dibilang, kampanye. 
Tau nggak Bang, kita ini mau talk show, ketemu Dokter OZ Indonesia yang terkenal itu. 
Untung, saya puasa, jadi kesabaran tingkat tinggi, tetep kalem. 

Setelah melakukan registrasi jam 15.00 WIB, Blogger dipersilakan melakukan sesi foto di areal depan ruangan, ada hadiah menarik untuk foto paling unik dan caption yang lucu. 

Antri, demi foto Uricran, warna baju merah saya menyatu dengan latar yang sama merah, membara.

Tuesday, May 29, 2018

6 Paket Bento Ramadan Suguhan Spesial dan Berkualitas Khas HokBen


Sapa sih tak kenal Hokben? 
Pasti kenal dong.
Hokben sudah begitu terkenal di Indonesia.
Pelopor makanan bergaya Jepang pertama dan terbesar di Indonesia sejak 1985 sangat disukai berbagai lapisan masyarakat.

Secara pribadi, saya mengenal Restoran Hoka-Hoka Bento Padjajaran sejak 2002, waktu itu saya masih mengajar di Madrasah Aliah Negeri- 2 Bogor, letak sekolah dan restoran berseberangan. 
Setiap waktu makan siang atau hendak pulang ke rumah, biasanya saya mampir. 
Anak saya bahagia luar biasa, kalau Mama pulang mengajar membawa Hoha-hoka Bento. Bocah perempuan 10 tahun itu, matanya pun langsung berbinar-binar.

Sebagai muslim, tentulah saya ingin makanan yang dimakan itu terjamin kehalalan. Alhamdulillah, sejak dulu saya sudah tau, kalau HokBen  yang berdiri pada 18 April 1985 di Jakarta ini memiliki Sertifikat Halal MUI no 00160048830908 dan Sertifikasi Sistem Jaminan Halal untuk masa 4 tahun (sekarang hingga 2021)

Tentang Penamaan.
Awalnya rada heran, kok namanya Hokben, maklumlah saya termasuk kudet, ternyata Hoka-Hoka Bento punya nama baru yaitu HokBen.
Nama HokBen, berasal dari pelanggan setia yang suka menyingkat hoka-hoka Bento.
Yakok, tiba-tiba jadi kangen bernostalgia dengan Hokben seperti dulu.

Qodarullah

Jumat, 25 Mei 2018, saya mendapat undangan HokBen melalui Komunitas Blogger Bogor (Bloggor) untuk berbagi keceriaan buka bersama anak Yatim dan kaum Dhuafa di bulan penuh berkah. Lokasinya di HokBen Padjajaran, seberang Madrasah tempat saya mengajar dulu.

Kegiatan berbuka puasa bersama anak yatim dan dhuafa serentak di seluruh area restoran HokBen bersamaan dengan peluncuran 6 Paket Menu Bento Ramadan.
Kegiatan Bukber ini melibatkan sebanyak 3.300 anak yatim dan kaum dhuafa dari 38 panti asuhan yang berada di sekitar lokasi store HokBen di wilayah Jawa dan Bali.

Kenapa 3.300 anak yatim dan kaum dhuafa?
Ini sesuai dengan angka usia HokBen, pada tahun ini 2018, HokBen  berusia 33 tahun.
Foto by Elly Nurul
Kegiatan Bukber Ramadan ini merupakan program tahunan Corporate Sosial Responsibility (CSR) HokBen yang telah berlangsung sejak 2001.
Ibu Kartika, menuturkan Program CSR HokBen berfokus pada dua pilar utama, yakni: 
"Hokben cinta Pendidikan"  
"Hokben berbagi dengan sesama".


Share to love
Love to Share
With HokBen


Adalah slogan HokBen dalam melaksanakan dua pilar utama
Pendidikan dan berbagi dengan sesama dipilih karena HokBen  menyakini bahwa pendidikan adalah hal penting yang dapat mengubah seseorang menjadi lebih baik dari sebelumnya. 


3 Nara Sumber: Irma Wulansari, Wahyu Sukmawan dan Kartika (ki-ka)

Ibu Kartika, menjelaskan Program CSR HokBen
Selama 17 tahun program CSR berjalan, HokBen fokus untuk memberikan dukungan pendidikan/beasiswa kepada lebih dari 4.000 anak berprestasi dan anak-anak yang kurang beruntung.
Beasiswa ini diperuntukkan kepada orang tua asuh, beasiswa prestasi anak petani vendor dan anak karyawan, beasiswa kejar Paket C, beasiswa di lingkungan store, renovasi sekolah, seminar, motivasi pendidikan untuk para guru juga bantuan buku perpustakaan.  

Sementara itu berbagi dengan sesama, HokBen melakukan kegiatan donor darah yang sudah berjalan 9 tahun yang dilakukan secara rutin 2 kali dalam setahun.
Melaksanakan berbagi ceria berbuka puasa bersama dengan anak yatim dan kaum Dhuafa setiap tahun.

Dengan dua pilar tersebut, HokBen berkomitmen untuk menjadi perusahaan yang konsisten menunjukkan tanggung jawabnya dalam membangun masyarakat sekitar.

Kami datang pada pukul 15.00 WIB, duduk hikmah menyimak dengan seksama  sekilas HokBen, Program CSR dan layanan HokBen

Sampai menunggu kedatangan 50 anak yatim dari  Panti Asuhan Tarbiyatul Yatama, Ciampea.
Saatnya untuk mengetahui, menu spesial HokBen, paket makanan yang lengkap, sehat, dan berkualitas

Tujuan diluncurkan Paket khusus Ramadan ini merupakan bentuk komitmen HokBen nntuk senantiasa memanjakan lidah pelanggan setianya. 
Menu Bento ini sudah ada di seluruh gerai Hokben sejak 14 Mei 2018 dengan harga mulai dari Rp 43.000 - sampai dengan Rp 55.000 (sudah termasuk pajak.

Apa saja Menu Bento Ramadan HokBen

Ada enam pilihan paket yang terdiri dari Bento Ramadan 1 & 2 dan Bento Ramadan ABCD, Dijamin, kenikmatan berbuka puasa menjadi lebih lengkap
Bento Ramadan 1  Rp 40,910


Bento Ramadan 2  Rp 40.910
Bento Ramadan A & C 
merupakan salah satu menu andalan dan favorit pelanggan HokBen yang terdiri dari nasi, menu utama (Beef Yakiniku/Beef Teriyaki), menu goreng (Tori Ball dan Shrimp Roll), salad, dan teh botol Sosro. 
Foto By HokBen

Foto by HokBen
Bento Ramadan Tokyo Bowl B dan Bowl D 
Terdiri dari nasi, taburan Rumput Laut, menu Utama (Chicken Steak/Chicken Katsu Tare) dan teh botol Sosro. 
Bento Ramadan  B  Rp 39.091


Bento Ramadan  D Rp 30.091
Sementara itu, Bento Ramadan 1 & 2 terdiri dari nasi, salad, menu utama (Chicken Teriyaki), menu goreng (Egg Chicken Roll/Shrimp Roll),  teh botol Sosro. 
Khusus untuk makan di tempat (dine in) dan dibawa pulang (take away), Bento Ramadan akan mendapatkan gratis takjil. 

Bento Ramadan hadir dalam dua kategori paket, yakni: 
1. Bento Ramadan 1 & 2 
  • Bento Ramadan 1 (Nasi, Salad, Chicken Teriyaki, 2 pcs Egg Chicken Roll) ,Teh botol Sosro 250 ml ,takjil
  • Bento Ramadan 2 (Nasi, Salad, Chicken Teriyaki, 2 pcs Shrimp Roll), Teh botol Sosro 250 ml,takjil. 
2. Bento Ramadan ABCD 
  • Bento Ramadan A (Nasi, Salad, Beef Yakiniku, 1 pc Tori Ball, 2 pcs Shrimp Roll) , Teh botol Sosro 250 ml, takjil 
  • Bento Ramadan B (Nasi, 1 pc Chicken Steak) Teh botol Sosro 250 ml, takjil 
  • Bento Ramadan C (Nasi, Salad, Beef Teriyaki, 1 pc Tori Ball, 2 pcs Shrimp Roll) Teh botol Sosro 250 ml, takjil 
  • Bento Ramadan D (Nasi, 1 pc Chicken Katsu) Teh botol Sosro 250 ml, takjil 

PROMO!
Selain 6 menu Bento Ramadan, Hokben memberikan promo dalam setiap pembelian paket Omiyage untuk 4 orang, gratis 4 Teh botol Sosro 250 ml dan paket Omiyage untuk 6 orang, gratis 6 Teh botol Sosro 250 ml..wowww banget ya.

Bapak Wakyu Sukmawan selaku tuan rumah menuturkan letak Hokben Padjajaran sangat strategis, dan memiliki area parkir yang luas.
Untuk layanan HokBen terdiri dari  buka 24 jam, makan di tempat (Dine-in), pesanan dibawa pulang (Take Away).
HokBen Delivery melalui 1 500 505 atau melalui pesan online di www.hokben.co.id, dan HokBen Apps yang tersedia di Google Playstore & Apple Store, pesanan melalui kendaraan lewat (Drive Thru), Birthday Party kursi 288, serta pesanan dalam jumlah besar (Large Order).


Mau nongki malam minggu bisa di HokBen Cafe

Tepat jam 17.00 WIB, 50 anak yatim Panti Asuhan Tarbiyatul Yatama, Ciampea, Kabupaten Bogor, telah hadir di ruangan lantai atas HokBen.
Pemberian bingkisan  HokBen Bapak Wahyu Sukmawan, kepada Kepala Panti Asuhan

Gembira bersama 

Wajah kegembiraan begitu tampak, karena acara Bukber dikemas dengan berbagai games dan Kultum dari Ustadz sebelum waktu berbuka. 

Di akhir acara, pengumuman enam pemenang share to love, love  to share with Bento, dengan memberikan paket omiyage kepada orang yang kita kenal.
Satria, salah satu Blogger yang menang, memberikan paket Hokben kepada guru Fisika saat sekolah dulu, ini bukti cinta berbagi, tanda terima kasih Satria kepada guru terbaiknya.  
Rupanya saya belum beruntung untuk berbagi, tak apalah, keberuntungan saya hari ini, ketika melihat senyum dan tawa bahagia anak yatim untuk ceria berbuka bersama.

Salam manis dari yang sudah manis
-Een Endah-
































Tuesday, May 22, 2018

Tips Memilih Gamis Agar Tampil Elegan

Pernah nggak, melihat perempuan memakai gamis, dengan model dari atas ngaak nyambung blas.
Yang menyedihkan, baju gamisnya kepanjangan, menjuntai menyapu lantai.
Atau berbusana muslim, namun geraknya terbatas, busananya menempel karena keringatan, bikin saya gemes.

Pernah?
Pasti ya, ini sering kita lihat dalam keseharian.


Foto :Pixabay
Jadi begini.

Pakaian sebagai cermin pribadi.
Islam sangat mengagungkan keindahan dan keluhuran akhlak bagi seorang muslimah.
Penampilan dan busana akan mencerminkan kepribadian seorang.
Sekalipun kita memakai busana muslim, tetap harus terlihat menarik dan fashionable, nggak sembarangan. 
Dengan busana yang rapi, bersih dan elegan, juga merupakan syiar agar perempuan yang belum berbusana muslim berhijrah menjadi lebih baik.

Saya sendiri mulai berbusana muslim sejak tahun 1993, dimana busana muslim masih jarang pemakainya.
Busana muslimnya pun masih berupa potongan atasan dan bawah, semacam baju kurung.
Sekarang, fashion busana muslim lebih praktis, salah satunya: busana muslim berupa gamis.

Menurut Kamu Besar Bahasa Indonesia (KBBI);  Gamis adalah kemeja yang merujuk pada pakaian panjang ala Pakistan yakni baju yang panjangnya sampai ke paha.
Kata 'gamis' berasal dari bahasa Arab, yaitu qomish, yang artinya pakaian terusan dari atas tubuh sampai mata kaki. Kata qomish diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi gamis disertai pergeseran makna.

Menurut beberapa kalangan muslimah, gamis adalah baju kurung yang menutupi seluruh bagian tubuh wanita dari pundak sampai bagian kaki sehingga pemakaiannya tidak harus mencari atasan atau bawahan karena sudah satu kesatuan.
Sejak mengenal gamis sekitar tahun 1994, saya lebih memilih memakai busana lurus ini dibanding  busana muslim potongan atas bawah.

Dilihat trend busana muslim di Indonesia sendiri, semakin tahun semakin meningkat. Wajarlah, karena mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, dan mulai tumbuh kesadaran muslimah akan kewajiban menutup aurat, serta model-model gamis yang makin beragam.

Setelah hampir 27 tahun mengunakan busana muslim, dari pengalaman pribadi (ehcieee), beberapa tips memilih gamis agar tampil elegan:


Gamis harus sesuai syariat agama

Selain tujuan utama bergamis, yaitu untuk melindungi dan menutupi aurat, ada tambahan lain, gamis nggak transparan sehingga terlihat bentuk tubuh yang aduhai. 
Gamis juga harus sedikit longgar hingga menyamarkan siluet tubuh.
Foto: Super Matahari Mall

Pilih gamis sesuai ukuran
.

Mentang-mentang mau berhemat, badan ukuran aslinya medium belinya  ukuran XL, dengan harapan: sapa tau suatu saat badan tambah melebar. 
Hemat boleh, tapi gamis yang terlalu panjang dan lebar akan menyebabkan mudah terkena kotoran saat berjalan, bisa terinjak dan membelit kaki hingga kita bisa jatuh.
Sedang pakaian yang kekecilan atau ketat akan menyebabkan susah untuk bergerak.
Jadi pilihlah gamis yang sesuai ukuran tubuh kita.


Pilih gamis berbahan katun

Pilihkan bahan gamis yang berkualitas, salah satu bahan Gamis Katun, karena  bahan katun bersahabat dengan kulit, adem, memiliki daya serap yang tinggi, nyaman dipakai sehari-hari. Alasan lain, pemilihan gamis katun karena iklim di Indonesia lumayan panas. Apalagi nanti lebaran berkunjung kesanak saudara, dengan bahan gamis katun, kita nggak perlu kerepotan kipas-kipas kepanasan, bahan adem.


Gamis model Sederhana

Yang terbaik dalam memilih gamis katun, pilih model sederhana, tidak terlalu banyak pernak-pernik, semakin simpel model gamis, dengan jahitan yang rapih, pemakai terlihat elegan juga modern.

Pilihlah gamis yang nyaman di badan, gampang untuk berwudhu dan menyusui.

Foto: Super Matahari Mall

Pilihlah gamis sesuai bentuk tubuh

Berbusana muslim, tentu kita ingin terlihat anggun. Bagaimana mewujudkannya?
Kuncinya adalah mengetahui seperti apa bentuk tubuh kita sendiri dan memilih busana yang sesuai.
  • Untuk menyamarkan bentuk tubuh kurus sebaiknya mengunakan warna terang bermotif ramai, serta menambahkan aksen di bagian pinggang agar tubuh terkesan berisi
  • Bagi Muslimah bertubuh gemuk, pilih gamis minimalis, berwarna gelap dan sedikit longgar
  • Untuk bertubuh lurus, gunaka potongan umbrella untuk menyamarkan bagian paha hingga kaki agar tidak tampak terlalu kurus.
Sesuaikan gamis dengan selera kita

Kadang kita tergoda untuk membeli busana hanya melihat gambarnya saja, tertarik membeli karena busana yang dipakai model sedang populer. Jelas itu salah.
Foto: Super Matahari Mall

Pilihlah gamis sesuai karakter atau selera kita masing-masing, jangan ikut-ikutan mode, be your self.

Setelah membaca tips ini, berbusana muslim jauh lebih gampang, walau kita memakai gamis sederhana namun tetap terlihat elegan dan cantik.

Semoga tips memilih gamis ini bermanfaat bagi kalian semua.
Salam manis dari yang sudah manis
-Een Endah-






Friday, May 4, 2018

Sukses Hemat Selama Ramadan, Ikuti 7 Tips ini


Begini... 
Sebenarnya saya bingung apa itu hemat, karena saya merasa sudah hemat semasa ini.
Lalu saya bertanya ke grup WA teman kuliah, rata-rata usia menjelang lima puluh tahun.
Bagaimana berhemat saat Ramadan?
dhilalah, jawabannya kompak semua: 
Hemat pangkal kaya.

What!
Dari jaman saya masih umbelan juga tau: Hemat pangkal kaya.
Ditanya, jawabnya sama, mau saya cara hemat selama Ramadan.
Setelah chating tentang cara hemat di usia cantik ini. Kesimpulan bersama, kami di usia ini, malah lupa berhemat. 
Serius, percaya deh, nanti juga akan merasakan, karena masa hidup susah sah dulu  kami sudah terlewati.

Monday, April 30, 2018

Pemandian Air Panas Guci, Slawi, Cuman Pengen Selfie

Hari Kedua. 
Baca juga; Wisata Kuliner Kota Tegal
Minggu, 15 Januari 2017, setahun yang lalu.


"Maaa, yuk berangkat."
Aihhh, baru  Mama selesai sholat subuh, minum kopi juga belum, komandan sudah ngajak pergi.

Mobil rental yang kami pesan sudah menunggu.
Pagi bener...eh, masih subuh.
Sigap kami bersiap, langsung cek out guest House.
Hari ini ke destinasi wisata;
Pemandian air panas  Guci, Slawi.


Wednesday, April 18, 2018

SAP Express Padukan Kekuatan Jaringan, Teknologi dan SDM, untuk Mendukung Bisnis Online Shop di Indonesia

Jaman sudah berubah, teknologi digital membuat konsumen lebih menyukai belanja secara online.
Pilih barang, bahkan bisa membandingkan produk, lihat harga (manaa yang lebih murah), deal, transfer, barang siap kirim, dan paket tiba di alamat dengan cepat.
Praktis!
Menghemat waktu, belanja nggak ribet berdandan.
Teknologi digital mengubah segalanya, mau bagaimana lagi.
Yowes ben...siap menerima tantangan jaman milinia ke III

Perubahan prilaku belanja konsumen, pada akhirnya menciptakan peluang bisnis.
Apalagi  beberapa tahun terakhir perkembangan e-commerce  semakin booming, diiringi pula dengan semakin meningkatnya industri bisnis kurir dan logistik.

Bisnis daring (online shop) dan industri kurir bagaikan dua sisi yang tak bisa dipisahkan, saling mengkuatkan  (integrasi dan sinergi) untuk perkembangan ekonomi digital di Indonesia. 
Sebagai salah satu negara populasi terbesar di dunia, Indonesia diprediksikan pada tahun 2020 akan menjadi negara digital ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Pemerintah Indonesia menargetkan pada tahun 2020 sebesar USD 10 Miliar dapat tercapai valuasi bisnis dari para pelaku usaha digital. Sebanyak 1000 usaha digital baru diharapkan akan lahir hingga tahun 2020 nanti.


Untuk saling bersinergi dan integrasi antara pelaku usaha daring dan jasa pengiriman, hari Minggu (15/04)
SAP Express mensponsori Nobar Top Comunity Bogor dan Blogor (Blogger Bogor) untuk  mengetahui informasi industri bisnis kurir yang cepat dan bisa diandalkan.

Saturday, April 14, 2018

Wisata Kuliner Kota Tegal

Ini cerita setahun yang lalu, kemudian, saya berpikir hari ini, rasaanya sayang nggak diceritakan kembali.
Karena ini adalah moment bahagia kami berdua, saya dan gadis semata wayang, belahan jiwa, menyejuk mata dan hati.
.
.
.
Lima belas menit menjelang jam 12 malam, pergantian tanggal yang saya nanti, Senin, 9 januari 2017. 
Pintu rumah diketuk, anak gadis tumben pulangnya malam. Banyak kerjaan katanya, saya melihat raut wajahnya tampak lelah. 
Padahal dari tadi saya diam-diam sudah sedikit berdandan, takut ada kejutan trus foto-foto, masa iya wajah polos, saya kan nggak mau kalah dengan Syahrini. 

Tik tok tik tok. 

Jam 24.00 Malam.
Pesan mesra dari Akang, ucapan selamat ulang tahun yang pertama. Ini juga kejutan, tahun kemarin dia lupa, saya ngamukkk...*biasalah sok gitu eikeh...hihihi. 

Aaah sudahlah, saya berusaha tidur sambil menatap dinding, mungkin anak saya lupa. Ihikz. 

"Mamaaa...selamat ulang tahunnn." 
Teriak Ica, sambil menyorongkan kue berhias lilin. 
Suprise!!! 
Oh...tadi pura-pura cuek, batin saya. 

"Ini hadiah buat Mama." 

Hah...saya pura-pura kaget, biar agak drama gitu.
Kado dibungkus rapi, segera saya buka...
Masha Allah, cantiknya tas kulit lukis, langsung berlinang air mata, terharu. 
Habis, begini ya, ini tas kulit dambaan saya. 
Dua bulan yang lalu, saya, menunjukkan gambar tas ini, cuman bilang bagus banget. Masha Allah...malah jadi hadiah ulang tahun. 

Friday, April 13, 2018

Inisiasi Kerjasama KEB Hana Bank dengan TOUS les JOURS Cashback 20% Hingga Rp 2 Juta


Mungkin inilah, satu-satunya Bank yang menghadirkan suasana cafe, batin saya kagum.

Jujur, tadinya, saya nggak percaya ini KEB HANA Bank, sampai-sampai nggak yakin, saya tanya ke security, benar nggak sih ini bank?

"Benar, buuu.," jawab petugas Wisma Mulya tersenyum manis...ehm.
Aih, asa kampungan sayah mah, dari Bogor gitu...tadi aja salah alamat, harusnya Wisma Mulya, malah ke Menara Mulya, terpaksa pesen ojol lagi.

Celingak-celingukan, bagai rusa masuk kota.
Suasana KEB Hana Bank, nggak seperti bank umumnya
Beberapa rekan media sudah datang terlebih dahulu, untuk acara Konferensi  Pres kerjasama Bank KEB Hana - TOUS les JOURS.
Selasa, 10 Maret 2018,  Pukul 10.00 WIB, bertempat di D'cafe HANA Lounge, Ground Floor Wisma Mulya, jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Sunday, April 8, 2018

Cake Pisang Toping Dua Rasa [Pillsbury Banana Cake]

Pernah lihat anak tantrum, gara-gara kue yang diminta nggak sesuai keinginan?

Pengin kue rasa coklat, Mama malah salah beli kue, rasa sarikaya...
Pernah?
Itu saya, waktu masih kicik..hehehe.
Nggak bisa salah dikit, gara-rasa rasa aja jadi ribut, ujungnya saya kena cubit Mama.

Karena kue rasa srikaya sudah terlanjur dibeli, dan anak jaman dulukan seperti tentara, harus manut kemendan. 
Tantrum reda, tetap aja kue yang nggak sesuai selera, wajib dihabiskan. Makan kue sambil cemberut berurai air mata, duduk dipojokan, *mirip sinetron Ratapan Anak Tiri.

Kasus kecil yang saya alami, pasti juga dialami ibu-ibu juga kan.
Kebetulan pas saya sudah jadi Mama, anak saya cuman satu, jadi tak ada masalah, apa yang anak minta, tentulah diikuti, mau rasa coklat hayuuk, rasa strawberi, hayuk.
Beda dengan keluarga yang memiliki banyak anak, tentu masing-masing anak memiliki selera yang berbeda.
Masa empat  anak , beli kue dengan 4 selera berbeda...*jelas, Mama dibikin pusing.

Untuk menjawab masalah yang kelihatan sepele, tapi bikin gemes.
Akhir Maret 2018, Bika Bogor  Talubi mengeluarkan produk terbaru, Pillsburry Banana Cake .

Friday, March 30, 2018

Dua Jam Belajar Membuat Crepe [Crepe Signature Bogor feat Blogger Bogor]

Setiap jalan-jalan ke Bogor Trade Mall, selaluuuu tercium wangi crepe menyeruak di udara, mengoda sekali. 


Counter Crepe Signature yang terletak di UG floor, tepat di samping eskalator itu, sungguh menghipnotis saya untuk membeli crepenya yang kriuk manis.
Sambil menunggu pesanan, biasanya, saya memperhatikan cara membuatnya, diam-diam terpesona, melihat abang, eh maksudnya, gerakan tangan abang pembuat crepe, lincah banget.
Saya kagum sambil membatin,"Pasti nih gampang bikinnya."
Sok bangetkan eikeh...hihihi.

Bagai  pucuk dicinta ulam tiba.
Suara batin saya terjawab dengan undangan dari Crepe Signature Bogor, untuk memberikan pengalaman kepada para Blogger, membuat crepe secara langsung pada hari Selasa, 27 Maret 2018 di counter BTM, mulai pukul 11.00 hingga 12.00 WIB.
.
Antusias?
Pasti...