Review

Sunday, April 24, 2016

Friskies Catventure : Taman Bermain Kucing untuk Keluarga Indonesia

"Ini kucing punyamu ya, Nak," tanya saya sambil membelai kucing di pundak gadis kecil. 
"Iya..Ini namanya, Casper," sahutnya dengan bangga. Ia tersenyum lebar dengan lukisan kucing di wajahnya mirip warna kucingnya, kuning. 
"Sayang atau cuman senang dengan Casper?" lanjut saya penasaran.
"Sayang bangettt" Viona membelai mesra Casper. 
Senyum manis si gadis cilik
Mendengar jawaban itu, sebagai catslover, hati saya menjadi lega. Bagi saya, kucing bukan sekedar binatang di kala senang saja, bosan langsung dijual atau dibuang, kucing adalah bagian keluarga, yang dirawat dengan sepenuh hati.

Thursday, April 14, 2016

Sandung, lambang cinta seorang anak

Hari terakhir berkunjung ke Palangka Raya, awal Maret 2016. Sebenernya, rada kecewa, salah pesen tiket pesawat, kenapa nggak pulang menunggu tanggal 9 Maret, ada Gerhana Matahari Total yang melintas di 12 kota di Indonesia, termasuk Palangka Raya. Jam 01.00 WIB, saya sudah janjian dengan Mang Helmy, supir bandara untuk dijemput pakai mobil taxi biru, jauh dekat Rp. 85.000, nggak pake argo. 

Masih ada waktu lima jam lagi, ada satu oleh-oleh yang harus dibeli, pesanan dari kakak saya, Ida Chandra. Sebagai lambang kasih sayang sesama saudara, saya bela-belain ngebut naik motor ke pasar besar untuk membelikan wadai bebingkaan dalam keadaaan fresh baru diangkat dari loyang. Naik motor ke arah pasar besar jam sembilan, panas matahari bersinar terang, puanas. 

Sebelum belok ke arah kiri, saya ingat betul, dulu sewaktu kecil ada gedung bioskop Pahandut. Demi nonton film warkop Dono Kasino Indro, kami secara rombongan naik pick-up pergi ke bioskop. 
Ada dua bioskop di Palangka Raya, Bioskop Palangka di bundaran besar, dan bioskop Pahandut sebelum ke arah pasar. 

Sekarang gedung biokop itu sudah berubah jadi pertokoan. Diseberang pertokoan berdiri Taman Masyarakat Kalteng atau Sandung jalan Murjani. 
Sandung dan Sapundu  Ngabe Sukah Palangka Raya
Penasaran. 

Monday, April 4, 2016

Dua Cara Melakukan Pernikahan Yang Sederhana




Masih bercerita tentang pernikahan ponakan di Palangka Raya.
Sini, eikeh mau cerita tentang pengantin yang dibelakang itu

Saya banyak belajar dan mengambil hikmah  dari pernikahan ini. 
Alhamdulillah, ponakan saya, Yogi telah melangsungkan pernikahan di KUA Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya. Disini ceritanya Klik di sini

Artinya, ia telah menunjukkan keberanian, berkomitmen dalam bentuk yang lebih serius dengan pilihan hati, menikah.

Saturday, April 2, 2016

Nikah Yuk di KUA, Gratis!

Adanya pamflet yang dipasang diberbagai media sosial. 
Nikah di KUA, Gratis!


Friday, April 1, 2016

Mengapa Memilih Omega-3 dalam Bentuk Krill Oil?


Kalau mau jujur, perempuan di usia seperti saya, di atas 40 tahun, tanpa disadari mulailah muncul berbagai gejala penyakit. Apalagi dirunut dari penyakit yang diwariskan keluarga, hehehe...warisan, kok penyakit, harusnya mah harta.

Tapi itulah kenyataan yang harus diterima dengan lapang dada. Bapak saya menyandang stroke dan jantung empat tahun terakhir hingga meninggal dunia. Wajarkan, kalau saya ingin mengantisipasi agar warisan nan aduhai itu tidak menimpa saya. Saya tak ingin bernasib sama, sakit dan sakit. Saya berteriak, "saya harus sehat!" sambil meninju dunia. Pasti bisa!