Review

Tuesday, December 30, 2014

Arisan Ilmu KEB| Etika Job Review

Peserta Arisan Ilmu KEB ke-2

Arisan ilmu-2 ini bekerja sama Kumpulan Emak Blogger dan IDBlogNetWork. Hari Minggu gembira, 28 Desember 2014. Jam 10  WIB hingga selesai bertempat di kantor IDBlogNetWork di Thamrin Office. Dimulai dengan saling kenal, termasuk saya, anggota baru...senang sekali bertemu  Emaks yang ramah dan keren semua.

Monday, December 22, 2014

Cintaku padamu,Ma | Mother's Day

"Mengapa Mama mau melakukan ini semua?"
Jujur, itu pertanyaan yang dulu semasa muda, tak sedikitpun terlintas dalam benak. Mengapa, Mama begitu cerewet dengan jejalan nasehat dan larangan. Mengapa?
Kini, pertanyaan itu telah terjawab. Karena akupun kini, seorang 'Ibu'
Mama, aku dan kakakku
Ibu, langkah pertama ini, tak terjatuh karena terjaga dirimu.
Semoga rahmat, pahala berlimpah dari Allah, atas taruhan nyawamu.

LOMBA MENYAMBUT HARI IBU [bersama Sophie-Paris]

Mau nolak, enggak enak...*penyakit yang susah dihilangkan, tidak bisa berkata,"Tidaakkk." Akhirnya, oke sajalah. Lomba berhias dan memakai Jilbab Sendiri, tingkat Rukun Warga.


Malam hari, saya galau sekali...*Lhadalah, lebay kan. Macam lomba tingkat Provinsi. Terus terang, kalo masalah rias wajah, bisalah, * jujur, saya didandani yang super komplit malah kaya dakochan :)  Kekurangan saya, tidak bisa memakai jilbab modern, yang melilit kemana-mana. Maklumlah,keseharian saya, hanya memakai jilbab model kuno, segitiga, dengan gaya yang kudet. Hmm.

Satu lagi, kelemahan fatal saya; enggak kuat memakai kupluk ala ninja. Nyerah! rasanya mual, pusing, ...*ini membuktikan, saya memang bukan ninja sejati di dunia inihh.

Sunday, December 21, 2014

Kini, Kau Sarjana, Nak ku.

STIKOM The London School of Public Relations- Jakarta


Kini, kau sarjana.


Subuh belum dilantunkan...
Sepagi ini, aku sudah merias wajah anak semata wayangku.
Anak yang tak mau repot pergi  ke salon.
"Mama saja  yang merias," katanya, singkat dan tak banyak meminta.
Soal bajupun, saat akan ku jahit, ia tidak mau.Cuman sekali pakai, buang uang saja.
Jadilah, anakku memakai baju yang ada, yaaa...itupun tertutup jubah toga.
Satu lagi permintaannya, jilbab yang simple, enggak ribet...*Sungguh terharu.

Rumah Papan | Tapak tilas ke Kapuas

Tapal Tilas ke Kapuas

"En, temanin Mama pulang ke Kalimantan"
Serius! *jingrak guling-guling...Bahagia!
Mamaku berasal dari Dayak Ngaju, Kalimantan Tengah. Sejak pindah ke Jakarta, kami jarang kembali ke Kalimantan.
Tiga puluh tiga tahun lamanya, tidak  pernah di kota ini, gimana saya enggak seneng? *cubit tangan, eh! beneran, nih di Kapuas.
Banyak perubahan di kota Kuala Kapuas ibukota Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, kota Kapuas kini, banyak di hiasi tugu dan terlihat bersih, 
Simbol nama kota Kuala Kapuas, top banget!
Selamat datang ke Kuala Kapuas
Jarak Banjarmasin Kalimantan Selatan  ke Kuala Kapuas ditempuh sekitar satu jam setengah saja, tanpa macet,melalui transportasi darat. Jalan yang super mulus seperti jalan tol. Jarak yang dekat, tak heran, kebudayaan Banjar sangat mempengaruhi kota ini. Salah satunya, rumah papan dan interior didalamnya.

Saturday, December 20, 2014

Berkunjung ke Kuala Kapuas


Tapak Tilas ke Kapuas

Sabtu, 14 Nopember 2014.

Kota yang sudah hampir 33 tahun tak bersua. Waktu tak memberi kesempatan padaku. Saat ini, Aku datang kembali...*sembari denger lagu 'sepanjang jalan kenangan.' 

Gerbang kota Kuala Kapuas
Kota Kuala Kapuas, ibukota Kabupaten Kapuas, Propinsi Kalimantan Tengah terletak paling selatan berdekatan dengan kota Banjarmasin. Maka tak heran, jalur termudah menuju kota Kapuas melalui jalan darat dari Banjarmasin Kalimantan Selatan, di banding dari Palangka Raya.
Kota  Air, sebutan yang pantas, karena Kapuas dikeliling air Sungai Kapuas. Jika kita duduk di dermaga, sejauh mata memandang, cuman air. Sebutan, kota AIR diartikan Aman, Indah dan Rapi. Kota ini memang sangat bersih, pantas saja di tahun 2011 mendapat Adipura.

Monday, December 1, 2014

Bakso Pendowo 5 Palangka Raya

Celingak-celinguk, cari-cari, masihkah di situ? Wahai, bakso yang super enak.
Terus terang, naik motor saya sudah kaku, apalagi mencari sesuatu...


Pada kesempatan tapak tilas kembali ke Palangka Raya.

Setelah 20 tahun sejak meninggalkan kota Palangka Raya pindah ke Bogor, saya bertanya-tanya sendiri, Masihkah warung itu ada?...*ada kenangan disono, saat makan dengan pacar, aduhaiiii...hihihi.


Alahmakk! ngerem mendadak...*Pfiuhhh lega, apalagi hujan mulai turun.

Warung makan ini, tetap ada sejak didirikan tahun 1987.
Warung makan, bakso Pendowo 5 di jalan Yos Sudarso Palangka Raya.
"Bu, baksonya satu,ya,"pesanku.